new blogs
May 8th, 2008 by hikojuntaxPlease visit my new blogs at hikoku.multiply.com !
Please visit my new blogs at hikoku.multiply.com !
Sebenarnya udah kepingin nonton film ini dari pas muncul saat midnite.
Tapi, ga tau kenapa, ditunda-tunda mulu. Wiken panjang kemarin,
muncullah hasrat utk mewujudkannya. Mulailah, perburuan ke beberapa 21
dgn menghubungi 108 terlebih dulu. Mulai dari PIM, Citos, Plangi, Setia
budi, Megaria, Blok M Plaza, sampe Platinum yg di depok pun ditelpon.
Hasilnya, udah ga ada lagi. Hiks. Hiks. Satu-satunya yg masih
menyediakan film ini adalah Blitz. Tapi krn agak mahal sedikit, jadi
malas deh.. Sambil hang out ke kawasan distro di daerah Tebet, mampir
bentar, di Pasar Tebet, trus akhirnya dibeli deh DVD (bajakan) film
ini. Hehehe.
Puasssss. Gambarnya bagus. Textnya juga ya
so-so-lah.Filmnya?? Ini yg penting. Sederhana. Lucu. Ga perlu mikir utk
nontonnya. Film ini soal perempuan yg udah 27 kali jadi bridesmaid.
Gilaaa ya?? Gw rasa gw cukup sekali aja deh. Trusss dia jatuh cinta sm
bosnya. Keribetan muncul ketika adiknya Jen, Tess, yg kurus dan blonde
itu hadir tiba2. Tess dan si bos saling jatuh hati. Makan hati bgt deh
si Jen itu. Makin makan hati ketika si Jen mesti mengurusi
pernikahannya Tess. Sampe suatu ketika, Jen merasa muak dgn kelakuan
Tess yg tidak menjadi dirinya sendiri dalam menjalin hubungan dgn si
bos (gw lupa siapa namanya). Oh ya, kejadian diperparah dgn kehadiran
si Kevin, sang reporter, yg menulis feature soal Jen yg menjadi
bridesmaid 27 kali! Cerita punya cerita, Jen ternyata in love with
Kevin, jadian, trus menikah.
Yah, cerita standar chicklit sih. Tapi,
gw hepi-hepi aja sih nontonnya. Film ini mengingatkan gw ketika jadi
bridesmaid buat sohib gw. Iya sih, you just cant say no to your (best)
friends. When she need you, suddenly you just have to give her (his)
your help. Hehehe. Tapi, bukannya begitu yg namanya pertemanan? Ya,
well, mungkin ga harus melulu di-iya-kan kali ya.. kalo sampe 27 kali
jadi bridesmaid juga.. busyeettt dah, bisa-bisa gw dipancung sm nyokap
gw kalee! Hehe.
20 Februari 2008
Kantor baru. Jalan yg ditempuh baru. Baju baru. Sepatu baru. Meja baru. Komputer baru. Cubicle baru. Teman baru. Tugas Baru. Bos baru. Cuma pacar aja yg masih belum baru.
Kesempatan udah di depan mata. Again, harus buat keputusan mana yang dipilih. Ah hidup emang melulu soal pilihan. So, which one do you choose? And the most important thing, what God really wants from you?
BINGUNG EUY…
"Hai gadis-gadis selamat tahun baru…" ujarnya kala bertemu aku dan wendy (tapi sebenarnya wendy sudah bukan gadis lagi sih. Dia sudah menjadi calon ibu sekarang ini). Usai bercipika-cipiki, sebuah pertanyaan pun meluncur dari mulutnya. "Jadi, apakah dirimu bertemu dengan seseorang yg spesial di saat Natal kemarin?", begitu kira-kira pertanyaannya yang pastinya ditujukan untukku bukan wendy. Hahahahahahahahaha. Nari, kamu lucu sekali deh.
Akhirnya, dua gadis dan satu calon ibu pun terlibat dalam perbincangan yg topiknya berkisar sesuatu hal yg tidak akan pernah ada akhirnya itu. Nari pun bercerita mengenai wejangan yg diperolehnya dari sang bunda. Sebenarnya, wejangan itu sudah bukan sesuatu hal yang baru lagi untuk didengar. Tapi, diakui, terkadang sulit untuk melakoninya. Sebab, lagi-lagi, ada ego dalam diri yang menghalangi. *halah bahasa gw!*
Perbincangan itu pun diakhiri dengan sebuah tekad untuk lebih asertif. Hahahahahaha.
Kerjaan buaanyaak lagi. Mingguan jadi tambah banyak halamannya. Tapi, yang bikin pusing tetap aja satu: MEDIA ANAK yang rencananya mulai pekan ini dua halaman. Sinting!
Yipppiiieee!!!! Sampe juga akhirnya di Borneo Island. Meski cuma dua hari tapi berada di kawasan Sambodja Lestari, Kabupaten Kutai-Kartanegara, Kalimantan Timur so wonderful! Asli, meski berada di tengah hutan, tapi yah, tempat penginapannya alias Samboja Lodge pantas dijadikan tempat berbulan madu hehehehehe
Romantis begitu kesan pertama yg gw tangkap (mungkin karena gw sampe sana malam kali yaa) Tempat ini juga indah bangettttt… Wuihhh keren, bo!! Oya, di sini, gw juga ikut menanam pohon rambutan lho. Menariknya, di depan pohon itu akan diberi papan nama bertuliskan nama orang yang menanamnya.